Genre: Fantasy
About DoubleFaceLocation: Surabaya, Indonesia Age:18 Website: http://exile-kid.livejournal.com Favorite novels: Thousand of Splendid Suns, Empress Orchid Non-noveling interests: lazing around |
Joined: November 21, 2008 This Year: Official Participant NaNoWriMo History: NaNoWriMo posts: 1 NaNoWriMo buddies: 1
|
|
|
|
Synopsis: Unnamed World
Dulu, nenekku sering bercerita tentang sebuah ‘dunia tidak bernama’ yang letaknya berjauhan dari dunia tempat tinggal kita sekarang.
Dunia itu, kata Nenek, awalnya terbentuk dari “pedang dan tameng yang berseteru dan menghasilkan dua puluh tujuh pecahan”. Kedua puluh tujuh pecahan itu, dengan kekuatan masing-masing, menjadi ‘pilar’ yang menopang kehidupan dunia itu dan selanjutnya dikenal sebagai kekuatan sihir kuno atau ‘true rune’.
True Rune of Beginning adalah sang Pedang dan Tameng, sang Pencipta dunia, melambangkan keseimbangan. Pedang melambangkan pengahancuran dan memberi kesempatan kepada sang Tameng untuk kembali menyembuhkan dan mengembangkan.
Circle Rune yang melambangkan karma, Rune of Punishment yang melambangkan hukuman dan pengampunan, Sun Rune yang melambangkan kekuatan matahari, dan masih banyak true rune lainnya beserta anak-anak mereka, yang bersama-sama saling menjaga keseimbangan dan kelangsungan dunia itu.
Lalu, bagaimana dengan dunia kita?
“Ah, cucuku,” aku masih mengingat senyum nenek waktu itu. “Dunia kita dan dunia itu saling terhubung, tahukah kau? True Rune berada di balik hubungan itu,” Nenek menaikkan tubuh mungilku ke pangkuannya. “True Rune dan semua rune yang tak terhitung jumlahnya itu... mereka memiliki kekuatan yang tidak ternilai, bahkan mereka bisa menembus waktu dan ruang. Bukan tidak mungkin mereka ada di dunia kita sekarang.”
Aku menatap nenek dengan bingung. Senyumnya melebar, menghiasi wajah lembutnya yang telah berkeriput.
“Ini adalah rahasia... Tapi Nenek yakin, cucu nenek tidak akan bercerita kepada siapa-siapa?”
Aku mengangguk, mengacungkan jempol dan berkata, “Oke!”
“Sebenarnya, ada sekelompok orang yang bertugas menjaga semua rune itu dari tangan-tangan tidak bertanggung jawab di kedua dunia,” kata Nenek dengan muka pura-pura serius. “Tentu saja... beberapa rune sayangnya berada di tangan yang salah. Namun tugas merekalah untuk menghindari kerusakan yang lebih parah.”
“Caranya?”
“Oh, cucuku. Kamu akan tahu,” kata nenek. “Kamu akan tahu begitu The Fallen datang ke dunia ini.”
DoubleFace's Writing Buddies
|
|


add as buddy
send NaNoMail
visit website