Portrait de eve15

About the author
eve15
Genre: Other Genres
29,100 words so far  

About eve15

Location: Bogor, Indonesia

Home Region:
Asia :: Indonesia

Age:33

Website: http://array-of-colors.livejournal.com

Favorite novels: Watership Down, The English Patient

Favorite writers: Stephen King, Saki, Ruth Prawer Jhabvala, Amy Tan

Favorite music: Clazziquai, either and both of the Plant brothers, Musical Tennis no Oujisama OST

Non-noveling interests: Reading, sleeping, eating, brainstorming, collecting official manga fanbooks

Joined: octobre 29, 2007

This Year: Official Participant

NaNoWriMo History:
'07

NaNoWriMo posts: 1

NaNoWriMo buddies: 9

 

Brief Author Bio:

I like writing, as well as angsting about it.

Excerpt:

A wuxia/martial arts story in Bahasa Indonesia.

---

Di atas salah satu batu karang duduk seorang laki-laki bertubuh raksasa yang sedang menatap Huan Liwei.

Huan Liwei melambatkan langkah dan balas menatapnya. Laki-laki ini berdada bidang, tangan dan kakinya panjang dan kekar. Kepalanya dicukur sampai licin mengilap, tapi di wajahnya dibiarkan tumbuh kumis dan jenggot kemerahan yang tebal berombak. Salah satu tangannya menggenggam tongkat besi. Tongkat ini kira-kira sama panjang dengan lengannya dan kelihatan berat.

Bila tongkat itu dipakai untuk memecahkan karang, pikir Huan Liwei, pasti enteng saja bagi orang ini untuk memecahkan kepala manusia. Hatinya mencelos saat memikirkan bahwa tongkat itu bisa saja mampir di tubuhnya sendiri bila ia salah bertindak. Laki-laki itu memancarkan kesan yang begitu galak hingga Huan Liwei tak yakin ia akan sempat mengucapkan nama Song Ruiling untuk membela diri jika terdesak.

Kini laki-laki itu turun dari karang yang didudukinya. "Siapa kau?" katanya dengan suara yang berat dan lantang. Kulit Huan Liwei merinding mendengar suara itu dan debar jantungnya bertambah kencang sedikit. Dari situ, ia pun yakin bahwa penguasaan tenaga dalam laki-laki ini cukup hebat.

"Maafkan aku karena lewat tanpa izin," ujarnya seraya memberi salam. Laki-laki itu menghampirinya dengan tongkat teracung di tangan, seperti sudah tak sabar ingin memperkenalkan tongkat dengan batok kepala Huan Liwei. "Namaku Huan Liwei. Aku sedang dalam perjalanan ke desa Bian karena ada urusan penting. Kuharap pendekar sudi membiarkan aku lewat."

Laki-laki itu berhenti. "Aku Bao Chuo." Ia menebah dada dengan satu tangan sementara tangan yang satunya masih menghunuskan tongkat ke arah Huan Liwei. Kumisnya bergerak-gerak selagi ia berbicara. "Tak boleh ada orang yang boleh melenggang kangkung melewati padang batu ini selama aku masih ada di sini."

Alangkah mudahnya bagi Huan Liwei untuk mengatakan nama Song Ruiling beserta sajak yang telah dihapalnya. Tapi ia bertekad untuk memakai cara itu hanya bila nyawanya sudah di ujung tanduk. "Kalau begitu, izinkan aku berlaku tidak sopan pada Pendekar Bao."

Bao Chuo tertawa menggelegar. Bunyinya memantul pada bebatuan di sekelilingnya. "Rupanya kau kuat, ya? Baiklah kalau begitu. Aku tidak akan segan hanya karena kau masih sangat muda. Berapa umurmu?"

"Tujuh belas tahun."

"Hm, masih hijau!" Bao Chuo memasang kuda-kuda. "Aku Bao Chuo si Tongkat Petir, yang sudah membunuh lebih dari lima puluh orang. Kau tahu siapa saja mereka?"

Karena tak mungkin Huan Liwei menjawab tahu, ia berkata, "Aku tidak tahu."

"Mereka adalah setan-setan yang menyiksa rakyat. Pejabat yang menarik pajak terlalu tinggi demi kesenangannya sendiri, suami yang membiarkan anak-istrinya kelaparan sementara ia bersenang-senang dengan pelacur, tentara yang merampok lumbung desa dan menculik wanita-wanitanya. orang-orang yang pantas mati seratus kali. Dan aku tak akan kalah darimu. Ayo, maju. Aku siap kapan saja. Kau juga tidak usah sungkan."

Huan Liwei memberi salam singkat. "Pendekar Bao, aku mohon petunjuk!" Ia melesat ke arah Bao Chuo dengan satu kali menjejak tanah.

Sekejap Bao Chuo terkejut. Agaknya ia tak menyangka Huan Liwei akan membuka serangan dengan begitu lugas. Namun dengan sigap ia menetakkan tongkat ke arah Huan Liwei, seperti menyabetkan pedang. Ujung tongkat meluncur deras ke tulang selangka Huan Liwei.

eve15's Writing Buddies

Phyl
29,869 / 50,000
inkwoven
0 / 50,000
desert_anbu
0 / 50,000
HulkJr
1,593 / 50,000
thephoenixboy
10,917 / 50,000
clueless_psycho
28,150 / 50,000
inkstone
17,966 / 50,000
Miyuri
30,471 / 50,000
takishia
2,418 / 50,000


Accueil :: A Propos :: Écrivains :: My NaNoWriMo :: FAQs :: Pour s'amuser :: Donation/Magasin :: Forums :: Programmes
Politique de confidentialité :: Privacy Policy :: Énoncé et conditions :: Politique de reprises :: Terms and Conditions :: Codes of Conduct :: Returns Policy

Copyright © 2008 The Office of Letters and Light :: All posted novel excerpts remain copyright their authors.
Powered by Drupal